Logo

Karantina Sulut dan Dinas pertanian Sangihe Edukasi Masyarakat Cegah Penularan Rabies Lewat RRI Tahuna

6 Juli 2026
25 dibaca
Karantina Sulut dan Dinas pertanian Sangihe Edukasi Masyarakat Cegah Penularan Rabies Lewat RRI Tahuna

Memperingati Hari Zoonosis Sedunia, Karantina Sulawesi Utara diwakili Dokter Hewan Karantina, Rinaldi Ghufara bersama Dinas Pertanian Sangihe bagikan edukasi tentang bahaya dan cara pencegahan penularan rabies melalui dialog interaktif di RRI Pro 1 Tahuna, Senin (06/07).

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Sangihe menjelaskan bahwa rabies bukanlah penyakit yang bisa disepelekan. Penyakit ini menyerang sistem saraf pusat dan otak manusia, yang jika tidak ditangani dengan cepat bisa berdampak fatal.

Senada dengan hal tersebut, Karantina Sulawesi Utara menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk sama-sama memutus rantai penyebaran virus mematikan ini. Sangat disayangkan jika masih ada temuan kasus pengiriman ilegal hewan penular rabies tanpa dokumen karantina di lapangan. Hal ini berarti pemilik hewan tidak melapor, sehingga kondisi kesehatan hewan tersebut belum terjamin bebas dari virus. Tindakan ini sangat berisiko memicu ledakan kasus rabies di daerah baru.

“Lapor karantina ini krusial untuk memastikan bahwa hewan yang dibawa dalam kondisi sehat, sudah tervaksin, dan tidak menyebarkan ancaman penularan penyakit ke daerah tujuan,” ujar Rinaldi.

Jadi, mari bersama-sama kita jaga daerah kita dari ancaman rabies. Sebelum bepergian menggunakan kapal laut dan pesawat, Pastikan Lapor Karantina!

#karantinasulawesiutara #LaporKarantina #patuhkarantina #PerlindunganMaksimalPelayananOptimal

Bagikan Berita