Logo

Produk Sederhana Lunch Box Asal Purbalingga Lengkapi Budaya Bento di Jepang

5 Juni 2026
62 dibaca
Produk Sederhana Lunch Box Asal Purbalingga Lengkapi Budaya Bento di Jepang

Purbalingga (25/05) -- SobatQ, negara Jepang dikenal dengan budaya bento sehingga mengincar lunch box berbahan baku kayu. Tak disangka olahan sederhana minimalis kayu albasia menghasilkan kreasi produk berbentuk lunch box asal Purbalingga jadi incaran pasar Jepang. Tetapi tak semudah itu tembus ke Negeri Sakura perlu serangkaian proses sangat ketat terkait standar kualitas dan kesehatan.

Bertempat di gudang penyimpanan dan tempat produksi Purbalingga, petugas karantina Satuan Pelayanan Pelabuhan Tanjung Intan melakukan serangkaian tindakan karantina terhadap 97,3998 meter kubik albasia wooden lunch box dan wooden sheet for packaging box senilai lebih dari 12 miliar rupiah sebelum diekspor ke Jepang. Dengan penuh kecermatan dan ketelitian petugas memeriksa kelayakan produk, memastikan kayu olahan tersebut memenuhi standar yang dipersyaratkan negara tujuan.

Secara terpisah, Hari Yuwono Ady selaku Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Jawa Tengah menyatakan bahwa produk kayu olahan menjadi komoditas unggulan yang mampu berdaya saing di kancah pasar internasional hingga tembus ke pasar Jepang. Perlu peningkatan produksi kayu olahan dan terus berinovasi membuat kreasi produk baru.

Sebagai tambahan informasi bahwa peluang pasar Jepang kian menjanjikan karena budaya bento telah berakar kuat di kehidupan sehari-hari. Negeri Sakura ini merupakan salah satu pasar utama dunia untuk produk lunch box yang bertumbuh secara konsisten. Ayo dukung akselerasi ekspor kayu olahan ke pasar internasional.

#karantinajateng

#perlindunganmaksimal

#pelayananoptimal

#fasilitasiperdagangan

Bagikan Berita