Logo

Barantin dan DAFF Australia Adakan Lokakarya Kepatuhan dan Penegakan Hukum Kekarantinaan

11 Mei 2026
227 dibaca
Barantin dan DAFF Australia Adakan Lokakarya Kepatuhan dan Penegakan Hukum Kekarantinaan

Kontributor

Qory FK
Penulis
Qory FK
Qory FK
Editor
Qory FK

Jakarta - Badan Karantina Indonesia (Barantin) bersama Department of Agriculture, Fisheries and Forestry, Australia (DAFF) melakukan program kemitraan berupa Lokakarya Daring Kepatuhan dan Penegakan Hukum Kekarantinaan selama dua hari yaitu dari tanggal 11 sampai 12 Mei 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari DAFF yang membahas strategi biosekuriti Australia dalam kerangka kepatuhan dan penegakan hukum.

"Workshop ini harus dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran dan diskusi yang produktif untuk memperkuat kapasitas individu, meningkatkan kompetensi teknis, serta membangun kesamaan persepsi dalam penegakan hukum karantina dan berdampak nyata terhadap penguatan kapasitas kelembagaan Barantin dalam mengoptimalkan pelaksanaan penegakan hukum karantina yang lebih efektif, konsisten, dan berintegritas.," ungkap Shahandra Hanitiyo, Sekretaris Utama Barantin saat membuka kegiatan tersebut (11/5).

Shahandra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif untuk memperkuat sinergi, pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik terbaik, sekaligus meningkatkan kapasitas teknis kedua institusi dalam membangun sistem kepatuhan dan penegakan hukum yang lebih efektif, modern, dan adaptif terhadap tantangan biosekuriti global.

Melalui kolaborasi yang semakin erat ini, Indonesia dan Australia diharapkan dapat bersama-sama mewujudkan sistem biosekuriti yang tangguh guna mendukung perdagangan yang aman, lancar, tidak hanya bagi kedua negara, tetapi juga bagi stabilitas biosekuriti di kawasan dan dunia. Dalam rangka mengoordinasikan peran penegakan hukum tersebut, kita telah memiliki Satuan Tugas Adhoc Penegakan Hukum di lingkungan Badan Karantina Indonesia, yang saat ini mengawal pelaksanaan penegakan hukum karantina. Ke depan, diharapkan dapat segera membentuk unit kerja khusus penegakan hukum yang permanen (tingkat Kedeputian) di Barantin, bisa segera direalisasikan.

Sedangkan Graeme Grosse, First Assistant Secretary, dari Department of Agriculture, Fisheries and Forestry, Biosecurity, Operations & Compliance Group, Compliance & Enforcement Division dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai bentuk komitmen kerja sama di bidang biosekuriti, melalui workshop ini DAFF akan berbagi informasi dan pengalaman relevan terkait upaya peningkatan kepatuhan serta penegakan hukum biosekuriti di Australia, baik dari aspek regulasi maupun kerja sama intelijen di wilayah perbatasan. Selain itu, DAFF juga akan memaparkan pendekatan investigasi yang dilakukan, termasuk strategi dalam membangun kesadaran publik serta menumbuhkan tanggung jawab masyarakat terhadap risiko biosekuriti di Australia. Diharapkan, kerja sama yang baik ini tidak berhenti pada penyelenggaraan workshop semata, melainkan dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi lainnya di masa mendatang.

Bagikan Berita