Logo

Barantin dan HKTI Perkuat Sektor Industri Susu Nasional Jelang HSN 2026

25 Mei 2026
65 dibaca
Barantin dan HKTI Perkuat Sektor Industri Susu Nasional Jelang HSN 2026

Jakarta - Badan Karantina Indonesia (Barantin) menegaskan komitmennya mendukung penguatan sektor industri susu nasional melalui kolaborasi bersama Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam audiensi yang digelar di Jakarta, Senin (25/5).

Pertemuan tersebut membahas sinergi pengawasan karantina, edukasi gizi, serta dukungan terhadap pelaksanaan Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan nasional.

"Kami mendukung penuh pelaksanaan perayaan Hari Susu Nasional 2026 untuk penguatan sektor industri susu nasional ," ungkap Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding.

Dalam kesempatan tersebut, Karding juga menekankan bahwa susu memiliki peran strategis dalam mendukung kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, komoditas susu tidak boleh sekadar dipandang sebagai pelengkap pangan, melainkan sebagai aset protein hewani strategis berkualitas tinggi,” ujar Karding.

Untuk mendukung pengembangan industri persusuan nasional, Barantin memperkuat pengawasan lalu lintas ternak dan produk susu impor melalui pemeriksaan dokumen, pengujian laboratorium, hingga sertifikasi kesehatan.

“Barantin berdiri sebagai benteng pertahanan utama di pintu masuk negara. Kami memastikan seluruh susu, produk olahan susu, dan ternak perah impor aman, sehat, serta bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK),” tegas Kepala Barantin.

Selain menjaga aspek biosekuriti, Barantin juga mendukung kelancaran perdagangan internasional dan fasilitasi ekspor produk olahan susu Indonesia ke pasar global.

“Badan Karantina Indonesia bukan lagi sekadar institusi penjaga pintu perbatasan (gatekeeper), melainkan penggerak strategis (enabler),” tutupnya.

Bagikan Berita