Logo

Perkuat Sistem Karantina di Bangka Belitung, Sinergisitas Lintas Sektoral dan Mitra Menjadi Krusial

11 Maret 2026
135 dibaca
Perkuat Sistem Karantina di Bangka Belitung, Sinergisitas Lintas Sektoral dan Mitra Menjadi Krusial

Pangkalpinang – Upaya memperkuat penyelenggaraan karantina di Bangka Belitung, Badan Karantina Indonesia (Barantin) menjalin sinergisitas lintas sektoral dan mitra kerja melalui dialog Ramadan. Forum dialog tersebut menjadi krusial untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kolaborasi dalam mendukung sistem perkarantinaan yang efektif dan efisien.

Penyelenggaraan karantina bertujuan untuk melindungi sumber daya alam hayati sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan demikian sinergisitas dengan pemangku kepentingan sangat krusial mendukung penyelenggaraan karantina.

Deputi Karantina Ikan sekaligus Plt. Deputi Karantina Tumbuhan Barantin, Drama Panca, menegaskan bahwa sinergi dengan seluruh lintas sektoral dan mitra kerja menjadi faktor kunci dalam memastikan pengawasan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan berjalan optimal sesuai ketentuan perkarantinaan.

“Kepatuhan terhadap sistem perkarantinaan merupakan langkah penting dalam melindungi sumber daya alam hayati Indonesia dari ancaman hama dan penyakit. Oleh karena itu, sinergitas dengan seluruh mitra kerja menjadi kekuatan bersama dalam memastikan pengawasan dan pelayanan perkarantinaan berjalan optimal,” ujar Drama dalam keterangannya di Bangka Tengah, Bangka Belitung, Selasa (10/3).

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan lalu lintas komoditas memerlukan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, aparat penegak hukum, hingga para pelaku usaha. Menurutnya, forum dialog yang dikemas secara santai tetapi substantif, menjadi ruang yang efektif untuk mempererat komunikasi serta menyamakan persepsi dalam meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi perkarantinaan.

Perkuat Perekonomian Daerah

Sementara itu Kepala Karantina Bangka Belitung (Babel), Herwintarti, menyampaikan bahwa peran karantina di daerah sangat strategis dalam menjaga keamanan hayati sekaligus mendukung aktivitas perdagangan komoditas unggulan Bangka Belitung.

Berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) periode 1 Januari-9 Maret 2026, Karantina Babel mencatat sertifikasi ekspor komoditas lada sebanyak sekitar 357 ton dengan frekuensi pengiriman 23 kali dan nilai ekonomi mencapai sekitar Rp.54 miliar ke berbagai negara tujuan.

Selain itu, ekspor komoditas perikanan dari Bangka Belitung juga menunjukkan kinerja positif, seperti cumi, ikan bawal, ikan kakap, dan kerapu dengan volume sekitar 637,1 ton, frekuensi lebih dari 600 kali pengiriman, serta nilai ekonomi mencapai sekitar Rp60,9 miliar.

“Data tersebut menunjukkan bahwa komoditas unggulan Bangka Belitung memiliki daya saing tinggi di pasar internasional. Di sinilah peran karantina menjadi sangat penting untuk memastikan setiap komoditas yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan sesuai standar internasional,” jelas Herwintarti.

Sekretaris Daerah (Sekda) Babel yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Andre Nurtito, mengapresiasi langkah Karantina Babel yang terus membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam memperkuat sistem perkarantinaan.

“Pemerintah daerah sangat mendukung penguatan sistem perkarantinaan. Dengan sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan para pelaku usaha, kita dapat memastikan komoditas yang dilalulintaskan aman, sehat, dan memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkapnya.

Layanan Karantina Semakin Responsif

Kegiatan dialog yang bertemakan “Sinergisitas Bersama Mitra Kerja untuk Memperkuat Kepatuhan terhadap Sistem Perkarantinaan” juga diisi dengan diskusi interaktif bersama para mitra kerja Karantina Babel. Para peserta menyampaikan berbagai masukan terkait penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan sosialisasi regulasi kepada pelaku usaha, serta peningkatan kualitas pelayanan karantina agar semakin efektif dan responsif.

“Melalui kegiatan ini semoga terbangunnya komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kepatuhan terhadap sistem perkarantinaan, serta menjaga kelestarian sumber daya alam hayati dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian daerah,” pungkas Drama.

Barantin melalui Karantina Babel terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan sistem perkarantinaan yang tangguh, profesional, dan terpercaya dalam melindungi sumber daya alam hayati Indonesia.

Narahubung:
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Utama Badan Karantina Indonesia

Siaran Pers Badan Karantina Indonesia

Nomor: 1303/R-Barantin/03.2026
Pangkalpinang, 10 Maret 2026

Bagikan Berita