Bula – Menjaga kekayaan sumber daya alam sekaligus mendorong kemajuan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat. Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku terus memperkuat sinergi bersama Dinas Pertanian Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dalam menjaga keamanan hayati serta mendukung peningkatan daya saing komoditas unggulan daerah.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan setiap lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, dan produk turunannya berlangsung aman, sehat, serta sesuai ketentuan karantina. Sebagai salah satu jalur utama distribusi logistik dan transportasi masyarakat, Pelabuhan Bula memiliki peran penting dalam mobilitas komoditas di wilayah Seram Bagian Timur.
Petugas Karantina bersama Dinas Pertanian SBT terus memperkuat pengawasan guna mencegah masuk dan tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) serta Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang berpotensi mengancam sektor pertanian dan peternakan.
Pengawasan dilakukan terhadap berbagai komoditas, mulai dari pangan segar, bibit tanaman, hingga hewan ternak yang dilalulintaskan melalui transportasi laut, termasuk armada perintis yang menjadi penghubung masyarakat kepulauan.
Tak hanya berfokus pada pencegahan, sinergi Karantina Maluku dan Dinas Pertanian SBT juga diarahkan untuk membuka peluang lebih besar bagi komoditas unggulan daerah. Berbagai potensi lokal seperti sagu, kelapa, pala, hingga komoditas kehutanan seperti kayu balsa terus didorong agar mampu memenuhi standar mutu dan persyaratan pasar yang lebih luas.
Melalui pembinaan dari pemerintah daerah di sektor hulu dan dukungan layanan sertifikasi karantina di sektor hilir, pelaku usaha diharapkan semakin mudah mengembangkan produk lokal SBT agar aman, berkualitas, dan siap bersaing. Sebagai wilayah kepulauan dengan banyak jalur distribusi masyarakat, edukasi menjadi kunci penting dalam memperkuat sistem perlindungan karantina.
Karantina Maluku bersama Dinas Pertanian SBT aktif melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha, agen pelayaran, dan masyarakat agar setiap komoditas yang dilalulintaskan selalu dilaporkan serta memenuhi ketentuan karantina. Keberhasilan pengawasan ini juga tidak lepas dari dukungan lintas sektor bersama Pemerintah Daerah SBT, KSOP Bula, serta aparat keamanan setempat.
Dengan kolaborasi yang solid, Karantina Maluku berkomitmen menghadirkan Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal demi menjaga keamanan hayati sekaligus mendorong potensi Maluku semakin mendunia.
#KarantinaMaluku
#PerlindunganMaksimalPelayananOptimal



